Bawang Dayak

Bawang dikenal sebagai umbi sekaligus bumbu penyedap yang punya banyak khasiat. Contohnya saja bawang merah yang kerap digunakan untuk mengobati demam, sementara bawang putih untuk menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh. Berbeda dengan kedua bawang tersebut, nama bawang dayak juga mulai ikut mendunia sering dengan ditemukannya sejumlah hasil yang menyatakan bahwa umbi asal Dayak, Kalimantan tersebut bisa mengobati berbagai penyakit.

Bawang Dayak (Eleutherine Palmifolia) memiliki ciiri warna merah segar, kulit lebih halus, tidak memiliki bau, dan berdaun panjang seperti bunga anggrek. Sementara kandungan di dalamnya terdapat berbagai zat alami seperti flavonoid, triterpenoid, fenolik, alkoloid, steroid, flavonoid, glikosida, tanin, dan saponin.

Tahukah Anda? bawang Dayak memiliki persamaan layaknya bawang bombay, merah, maupun putih, yakni keempatnya digunakan sebagai bumbu masakan. Namun, menurut penelitian terbaru menyebut bahwa bawang dayak punya banyak manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit ketimbang untuk dimasak. Hal ini dikarenakan umbi bawang Dayak tidak punya aroma sekuat merah maupun putih. Ditambahlagi komoditi bawang Dayak memang lebih mudah ditemukan di wilayah Kalimantan.

Manfaat Bawang Dayak

Adapun manfaat bawang Dayak adalah sebagai berikut:

  1. Melancarkan pencernaan, menurunkan kolestrol, menambah stamina tubuh

Kandungan glikosida dalam bawang Dayak diketahui ampuh untuk melancarkan penceranaan, terutama mencegah sembelit. Selain itu, glikosida juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung dan menurunkan kadar kolestrol yang tinggi dalam tubuh.

  1. Antikanker

Baik buah-buahan maupun sayuran yang punya warna merah biasanya mampu dijadikan obat antikanker, anti inflamasi, dan antidepresi. Begitu pula dengan bawang Dayak yang mengandung Flavonoid sehingga menyebabkan warnanya merah. Umbi yang banyak ditemukan di Dayak, Kalimantan ini bisa digunakan untuk mencegah kanker dan menurunkan risiko diabetes. Selain itu bisa juga dipakai sebagai campuran makanan untuk meredakan stress atau depresi.

  1. Penawar racun

Tidak hanya kelapa muda yang bisa dijadikan sebagai penawar racun, tetapi bawang Dayak pun juga demikian. Kandungan tanin dalam umbi merah satu ini mampu digunakan untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. di samping itu juga mampu dimanfaatkan untuk pengobatan para penderita kanker stadium akhir.

  1. Melancarkan siklus haid

Bagi para wanita yang punya gangguan haid seperti telat datang bulan, sakit saat menstruasi, dan sejenisnya bisa mengonsumsi bawang Dayak. Sebab, terdapat kandungan triterpenoid yang bisa mengatasi masalah kewanitaan sekaligus menyembuhkan berbagai masalah kulit.

  1. Menghambat penuaan dini

Banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya penuaan dini, baik pada pria maupun wanita. Diantaranya adalah gaya hidup tak sehat, pola makan, dan stress. Nah, kandungan fenolik yang ada dalam bawang Dayak ternyata mampu menghambat penuaan dini. Flavonoid juga punya khasiat untuk menurunkan risiko osteoporosis, menjaga kesehatan tubuh supaya tetap prima, serta  melindungi sel-sel dalam tubuh.

Manfaat lain bawang Dayak adalah mengobati sakit perut, pilek dan batuk, amandel, dan infeksi.

Cara mengonsumsi bawang Dayak

Untuk mengonsumsi umbi bawang Dayak cukup berbeda, karena diperlukan beberapa langkah sebagai berikut:

  • Ambil 2 hingga 4 butir umbi bawang Dayak dan cuci sampai bersih. Pastikan tidak ada tanah atau hewan yang masih menempel pada bawang.
  • Potong bawang sesuai selera. Bisa potong kasar memanjang.
  • Masukkan potongan tersebut ke dalam gelas dan tambahkan air panas hingga gelas penuh. Aduk supaya khasiatnya cepat merata.
  • Setelah itu, barulah seduhan bawang Dayak diminum layaknya menyeduh teh.

Untuk konsumsi terutama pengobatan, sebaiknya minum ramuan herbal ini cukup dua kali dalam sehari yakni pagi hari sebelum makan nasi dan malam hari sebelum tidur.

Leave a Comment